Ceres-Negros Bangkrut, Bali United Kehilangan Lawan Terberat di Piala AFC?

7meter.news – Ceres-Negros, klub tersukses Filipina, bangkrut. Kini, klub yang berlokasi di Bacolod City itu siap dijual ke investor lain.

Pandemi Covid-19 membuat banyak klub di seluruh dunia mengalami krisis finansial. Bahkan, Ceres resmi menyatakan bangkrut. Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) juga telah diberitahu tentang keputusan tersebut melalui surat.

“Saya ingin memberi tahu Anda bahwa klub ini sedang dalam pembicaraan dengan investor yang akan mengambil alih manajemen dan kepemilikan klub ke depan,” tutur Sekretaris Jenderal PFF Atty Edwin Gastanes pada konferensi pers virtual, Rabu (8/7/2020), dikutip spin.ph

Investor baru nantinya akan langsung melakukan persiapan tim menyambut musim keempat Liga Sepak bola Filipina (PFL) serta dimulainya kembali kampanye Piala AFC.

Ceres-Negros menjadi klub paling popular dalam sepak bola Filipina dalam beberapa tahun terakhir. Mereka sukses memenangkan tiga gelar PFL dan mahkota Copa Paulino Alcantara musim lalu.

Di klub tersebut juga bercokol banyak pemain keturunan Eropa yang berkewarganegaraan Filipina dan menjadi andalan Timnas negeri tersebut seperti duo Mike dan Manuel Ott, dan kapten Stephan Schrock. Selain itu, klub berjuluk The Busmen itu juga punya striker andalan asal Spanyol,  Bienvenido Maranon.

Di level internasional, Ceres dua kali menembus fase akhir Kualifikasi Liga Champions Asia, memuncaki Piala AFC Zona ASEAN pada 2017, dan mampu menembus Final Zona ASEAN melawan Home United pada 2018. Tahun lalu, mereka juga menembus semifinal sebelum kalah dari Hanoi FC.

Pada Piala AFC 2020, Ceres berada satu di Grup G bersama juara Liga 1 Indonesia Bali United, Than Quang Ninh (Vietnam), dan Svay Rieng (Kamboja). Mereka masih ada di puncak setelah melewati tiga pertandingan tanpa kalah, dan meraih dua kemenangan yang salah satunya membantai Bali United 4-0, 11 Maret lalu.

Pandemi Covid-19 membuat ajang tersebut dihentikan sementara dan belum diputuskan kapan akan dilanjutkan.